Kamis, 14 Februari 2008

thoughts before the valentine


menjelang 14 feb, banyak banget program2 marketing yang "memanaskan" bulan februari. ya iyalah, apa artinya valentine tanpa marketing. lepas dari apa itu valentine's day, mau nggak mau pikiran saya kebawa dengan salah satu topik yang selalu dikaitkan dengan valentine: cinta. tapi di sini saya nggak membahas tentang cinta, bisa2 posting ini isinya jadi 345kb. saya cuma pengin curhat... wiiii..... hari geneeeee curhat di blog? basi. biarin deh.

the breakdown and tears
banyak pertanyaan yang terlontar. banyak ketidakjelasan yang membingungkan. emosi terkuras dan air mata nggak bisa ditahan. hari kelabu. senyum nggak bisa nutupin rasa sakit. dia yang telah kuletakkan di dalam hatiku, untuk mengisinya dengan ketenangan juga kebahagiaan, tiba2 berubah menjadi pisau tajam. pisau yang merobek hatiku dr dalam, dan memberi sakit yang tak terungkap. bagaimana bisa? bukankah aq tlah membangun tempat khusus di hatiku untuknya? menyingkirkan yang lain ketika dirinya membutuhkan ruang yang lebih besar? bukankah aq tlah rela terbakar ketika begitu ingin memeluk api cintanya?

the guilt and desperate hopes
aq yang telah melukainya. aq bukan korban tapi pelaku keji yang tak peduli padanya. pernahkah aq memberikan apa yang benar2 dia minta? pernahkah aq merelakan selimutq untuknya di musim dingin? dia nggak pernah memintaq untuk memeluknya jika itu membakarq. salahkah dia karena memelihara api untuk menghangatkan dirinya? ruang yang qberikan untuknya malah membuatnya terpenjara dan tersiksa. salahkah jika ia kemudian ingin bebas dariq? andai saja semua bisa kuambil dengan langkah berbeda...

the push and anger
jika memang waktu bisa kembali... maka semua akan sama saja. karena dia memang dia. jika aq memberikan apa yang seharusnya tidak pernah dia minta kepadaq... dia akan tersenyum kepadaq yang menjadi perampok untuknya. jika aq membiarkannya tidur nyenyak dengan selimutq, selimut yang kusulam untuk membuatq bertahan tanpa api cintanya... dia akan kembali padaq membawa lilin untuk menerangi wajahq yang telanjur beku. jika aq menyingkirkan semua untuknya, apakah dia bisa memberikanku senyum yang selalu dia berikan untuk "orang itu"?
di tengah kemauanku untuk mencoba, dia tetap menolak melihat lukaq, sambil berkata bahwa lukanya lebih dalam daripada lukaq. dia memang dia.


grasp of reality
aq dan dia terluka. aq telah terus berusaha untuk tetap bersamanya meski nggak ada yang mencoba mengobati lukaq. begitulah dia berarti untukku. aq nggak berhak memberikan atau bahkan menawarkan apa yang bukan milikku. jika aq terbakar ketika memeluknya, aq menjadi penghangat yang jauh lebih baik daripada lilin yang dia pegang. tapi dia lebih suka dengan lilin kecilnya, karena dia tidak membutuhkan api yang berkobar. jika tangan-tangan atau ruang hatiku terlalu erat baginya, hanya karena ia memang tidak ingin berpegang erat padaq. yang perlu dia lakukan hanyalah jujur tentang hal itu.

bagaimanapun, bukan cinta yang melukaiku. tapi cintalah yang membahagiankanq. bukan cinta yang menipuq, tapi cinta yang membuka duniaku. bukan cinta yang meninggalkanku, tapi cintalah yang menyapaq dan menyejukkan hidupq.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

nokia 6255. kok aku rada2 tertarik ya mas ? aku ngredit boleh ta ?

destyan mengatakan...

halah halah comment mu gak nyambung blass. nokia nya kucobain dulu. kalau ndak berguna buatku baru boleh kamu kredit.hehe