Minggu, 24 Mei 2009

new taman indie resto

berhubung baru aja jalan2 ke malang, maka koleksi album di malang di buka2 lagi, dan ketemu lah tempat makan ini. entah kenapa di spanduk yang saya temukan, nama tempat ini pake kata "new" yang old saya nggak pernah tahu. yang jelas tempatnya ada di dalam perumahan araya, malang. dari gerbang masuk perumahan, kita harus terus masuk kira2 dua kilometer sebelum menemukan tanda yang jelas menunjukkan di mana resto ini. dan, resto ini sebetulnya merupakan bagian dari golf course di araya. dan, seperti golf course yang lain, view yang hijau menjadi daya tarik utama. tidak perlu pergi jauh ke pinggir kota, untuk menikmati pemandangan yang hijau dan suasana yang menenangkan.



tempat makannya terdiri dari beberapa setting. ada gubuk2 outdoor, dengan view lapagan golf atau di pinggir sungai. ada juga bagian indoor dengan meja-meja seperti tempat makan konvensional. buat penyelenggaraan event, tempat ini juga menyediakan panggung kecil. waktu itu, sepertinya lagi ada acara, plus hari minggu. jadi tempat makan dengan view bagus penuh semua. akhirnya dapat di gubug paling dalam, dengan pemandangan lapangan golf.



menunya menu masakan indonesia, china, dan barat. harganya, lumayan premium. tapi dibandingkan dengan resto pada umumnya, yaaa sedikit lebih mahal tapi terkompensasi dengan view dan suasananya. lalu? apa yang dicobain waktu itu? well, pesenannya sih: sop buntut, sego ndheso, nasi goreng saudagar, tahu petis, es gandhul tali merang, es mangga. detail harga lupa, tapi untuk makanan rentangnya IDR 25000 sampai IDR 35000, yang termurah adalah nasi goreng dan yang paling mahal sop buntut. tahu petis, belasan ribu kayanya. es gandhul tali merang pesenan saya, harganya IDR 15000 (kalo bener). dan namanya benar2 menunjukkan wujudnya: puding susu dan sirup mawar dengan es yang nggandhul (terjemahan: nggantng) di tali yang terbuat dari merang. cukup kreatif, dan bingung aja bikinnya. karena bukan es balok, tapi es serut yang semi padat. es mangganya berisi mangga kalengan dan sirup yang kecut. seger sih, tapi... berada di suasana alam, jadi mengharap sesuatu yang lebih alami.


rasanya rasanya? nggak mengecewakan si... tapi... datengnya lama loh. hahaha. walaupun viewnya bagus, tapi buat perut kelaparan seperti saya waktu itu (dan juga kaya skrg) lamanya duh... menyiksa. porsinya cukup mengenyangkan buat saya. yaaaa dari 1-10, buat makanannya bisa dapet nilai 7, tapi gara2 nunggu lamanya, pelayanan dikasih 5. view... dikasih 7,5 deh. habisnya waktu itu gak kebagian pemandangan yang gimanaaaa gtu. buat acara spesial, dan kebetulan lagi di malang, saya bakal ke sini kayanya.


Read more!

Sabtu, 16 Mei 2009

mahadewa's choice

bingung mau ngepost apa nih. tempat makan... terlalu lama hingga saya lupa apa nama menunya, berapa harganya. haha. ndak apa-apa deh. saya serahkan pada mahadewa saja. kebetulan tempat-tempat yang saya tunjukin ini dikunjungi atas ajakan mahadewa. (sudahlah ndak usah membantah). mari kita mulai perjalanan memahami selera kuliner sang mahadewa.


yea tempat pertama adalah klenger burger. sebetulnya tempat ini memang sudah sejak lama muncul di sekitar jalan. dan... itulah sebab utama mengapa nggak pernah dikunjungi. habisnya gimana yaaaa. makan di pinggir jalan, gak cozy banget. dengan menu dan harga segitu? ndak deh. nah, suatu saat ketika jalan ke js plaza, ternyata ada suatu outlet di foodcourt nya yang digantikan oleh klenger burger. nah, rasa penasaran sang mahadewa menuntunnya buat melihat menu2 yang ada di sana.
pesennya... lupa. yang saya ingat adalah beliau memesan jus klenger. dan ternyata rasanya adalah campuran antara lychee, jeruk, dan jambu (ngarang, tapi mungkin benar 60%). dari fotonya si, keliatannya burger sapi lada hitam. dan saya pesen paket burger + kentang. inget saya sih enak, tapi gak istimewa, gak ada kejuya sih. harganya... agak mahal, 12ribuan gtu, minumnya teh botol. hmmm lumayan sih ya? hehe. tapi waktu itu gak begitu kenyang. yang jelas, kesimpulan saya: gak sip buat dimakan di pinggir jalan.


tempat kedua adalah warung di pinggir jalan, bernama lekker joo. letaknya tak jauh dari js plaza. dari dulu tempat ini digembar gemborkan oleh mahadewa, gara2 nasi gorengnya yang banyak. tapi entah kenapa, baru malam itu tempat ini ketahuan tempatnya. kalimatnya terdengar gak masuk akal? memang. saya juga tidak bisa menjelaskannya.
malam itu seingat saya, pesennya: nasi goreng udang, nasi goreng spesial, tjap cay, dan jeruk hangat, teh manis hangat. total bayarnya... IDR 30000-40000 gtu kayanya. jangan dipercaya. yang jelas harganya bukan harga warung. tempatnya mmg lumayan bersih. tapi... yaaa sebanding lah ma harganya. cukup enak dan porsinya banyak. gak heran banyak yang berkunjung ke sana.


tempat ketiga, adalah MM Juice di Giant. awalnya mahadewa merasa yakin bahwa ada tempat makan lain selain A&W di giant pondok chandra. saya setengah percaya, setengah ndak. eh ternyata beneran ada. ya MM Juice ini. trus waktu itu saya pesan juice... apa ya? kayanya yang brbau sehat-sehat, gitu mengandung garlic. juice ini sedikit agak mahal, dibandug menu juice yang lain. mahadewa pesan juice apa ya? birubiru gitu, dimasukin ice cream. dan entah kenapa, minuman biru itu, setelah beberapa saat, menyatu dengan sendirinya tanpa diaduk. trus camilannya... saya lupa namanya. tapi ternyata enak juga. cuma rada mahal. satu bungkusnya dihargai IDR 1100. MM juice cocok buat orang yang pengin kenyang tanpa makan nasi. juice nya mengenyangkan.

jadi? sudahkah anda mendapat gambaran ttg kecenderungan kuliner tokoh mahadewa ini?


Read more!

Kamis, 30 April 2009

library cafe @ gramedia expo


sebuah post singkat di akhir bulan. sebulan yang lalu, setelah melihat2 cellular and gadget show di gedung gramex, saya mampir ke cafe yang bikin penasaran di lantai dua gedung ini: the library cafe. dari luar keliatan cukup intimidating, takutnya harganya mahalll. dan ternyata emang mahal sih, tapi suasana nya benar benar enak. jadi.... ya cukup berimbang lah dengan harga menunya yang antara IDR 20000-50000. that price range also applies for drinks. yes, as i recall, there are no decent drinks that priced <= IDR 10000.

tempat ini emang disiapin buat tempat nongkrong mereka yang suka baca. ada majalah dan koran di sudut2 meja, free wifi buat mereka yang pengin baca literatur dari dunia maya. ambient light, bikin suasana nyantai dan asyik, tapi cukup terang buat baca. kami waktu itu gak bawa laptop sih, jadi merasa rada rugi. walaupun demikian, duduk di sofanya bikin suasana bincang-bincang sambil maem jadi asyik banget. trus ada pemandangan jalan basuki rahmat di malam hari melalui jendela yang besar.

coba deh liat foto2 di cafe ini. klik aja foto kecil di post ini, yang bakal ngebuka galeri album foto di picasa. di situ ada semua menu yang kami pesan waktu tu, dengan harganya. boleh dibilang, semua pesanan makanan malam itu, saya rekomendasikan. tapi mungkin yang paling budget worthy adalah Fish n Chips seharga IDR 20000. buat minuman.... naaaaa. nggak ada yang enak. salah pesen kayanya, hehe. i love this place. sayang nggak buka sampe malem. waktu itu jam 10 dan kami terpaksa pergi karena pekerja udah mulai menaikkan kursi bar, dan lampu2 mulai dipadamkan. padahal masih pengin nongkrong...


Read more!

Sabtu, 25 April 2009

djimbaran resto & cafe

wah, lama banget gak posting, ternyata bulan april sama sekali belum ada tulisan. gara2 teralihkan oleh facebook dan kegiatan mendunlot nih f(^^) . tapi lalu lintas pengunjung kok stabil ya? oke deh, sekarang mau nulis tentang pengalaman makan kira2 dua bulan yang lalu (ugh, lammaa)


tempatnya ada di jalan arif rahman hakim surabaya. satu jalan ama rumah sakit putri. di jalan ini jarang ada tempat makan yang bukan warung gitu. salah satunya adalah tempat jual steak murah meriah kaya warung steak gitu (tapi namanya lupa dan belum pernah ke sana). cuma, baru ada satu resto yang besaaar dan (agak) menarik perhatian. namanya adalah: Djimbaran Resto & Cafe.


lokasinya agak aneh. di samping kiri bengkel motor, dan di sebelah kanannya... hmmm apa ya? kayanya toko kecil gitu (maap kalo salah). bangunannya dua lantai degan konsep minimalis modern. parkirannya cukup luas, muat buat 12 mobil lah kira2. trus kayanya buka dari sore sampe malam. kami ke sana menjelang maghrib, dan lampu-lampunya udah menyala. cukup menarik. di depan ada kolam dengan air mancur, tapi baru dinyalain pas malem. masuk ke dalem, ada beberapa meja dan langsung keliatan meja ala bar gt dengan high-chair. trus layout gedungnya dibuat bertingkat-tingkat gt, jelasnya liat di foto2nya aja ya.


nah, kita pesen deh. menunya kebanyakan seafood, tapi ada juga makanan indonesia yang non sea food. berhubung menu seafood harganya lumayan ya.... jadinya kami pesen menu yang standar aja. setelah sempat ganti pilihan karena minumannya gak tersedia, maka kami pesen minum Star Fruit Juice (IDR 7000), Sweet Lady (IDR 10000). trus buat makanan kami pesen: Beef and Egg Sandwich (IDR 17000) ama Nasi Goreng Hongkong (IDR 18000). kok bukan seafood? habisnya duit waktu itu nggak cukup si, ahaha. tapi biar gak rugi udah dateng ke resto seafood ini, maka kami pesen Fried Seafood (IDR 15000), yaitu kompilasi dari gorengan seafood hehe.

sementara nunggu, sempat ke toiletnya. lumayan, gak asal toilet. bersih. mungkin karena masih baru kali ya. trus sempat juga keluar ke balkon di lantai dua. gelap bo. mestinya bisa romantis sih, tapi itu tadi, terlalu gelap. trus mejanya meja aluminium, gak asik. mungkin biar tahan cuaca. masuk ke dalam lagi, ngeliatin dekor bulan februari yang bertema valentine, dengan balon-balon pink dan putih di beberapa sudut ruangan. tv lcd layar lebarnya nyala. tv nya bagus, tapi siaran tv nya gak jernih blas, ndak layak tonton. sempat nyariin colokan buat laptop, dan nyari2 sinyal wifi. tapi ternyata gak ada :P


kok sempat melakukan banyak hal ya? karena memang pesenannya datengnya cukup lama. oke, minuman emang datang cepet sih, tapi makanannya lama. trus nasi goreng muncul duluan daripada sandwich. sungguhkah menyiapkan sandwich memerlukan waktu yang lebih lama daripada nasi goreng? nasi gorengnya disajikan di piring yang panjang, dan memberi psychological effect seakan2 nasinya banyaaak gt. tapi emang unik sih. setelah sandwich nya dateng, ternyata enak juga. bikin kenyang pula. fired seafoodnya dimakan berdua, tapi mengenyangkan pula. ada bakso cumi, ikan, dan nugget like products. trus ditambahin kaya snack tepung gtu. minumannya, juice nya masih berasa air. sweet lady nya? nggak ngicipin tuh.

jadi kesimpulannya gimana neh?
saya suka banget sama layout ruangannya, bagus dan lega. jadi meskipun (entah kapan) resto ini lagi full, nggak akan terasa sumpek. lighting lumayan, soalnya buat meja outdoor perlu diterangin lagi. minus nya ada di aroma aneh (kaya amis gt) yang saya cium begitu masuk restonya. TV nya juga mestinya muter film atau langganan cable gtu, biar tontonannya jernih. pelayanannya kurang sip gara2 lama nunggu. tapi susananya bersih dan rasa masakannya lumayan. tempat ini punya potensi, mungkin kalo lokasinya di kertajaya bakal laris kali ya? hahaha. gak ada wifi, padahal suasana mendukung banget. harga?.... jadi terasa kemahalan karena minus2nya tadi. kondisi dompet yang tipis juga mempengaruhi. dan nggak boleh ngutang, alias harus bayar pake cash, ndak boleh pake kartu (walaupun di tempat bill nya ada logo VISA). so, untuk sementara saya masih lebih milih kedai oranje di rungkut.


Read more!