Senin, 12 Januari 2009

BNS visit part 2: food court

 

jalan2 dan menikmati wahana di Batu Night Spectacular, di malam hari dengan udara batu yang dingin... pasti bikin laper. gak seperti pasar malem, di BNS sini yang jual makanan nggak di rombong atau kaki lima gitu (^^) tempat makan ada dua area, di cafe street (di atasnya galeri hantu) dan di food court. waktu saya berkunjung di penghujung desember 2008 kemarin, yang buka di cafe street kayanya baru cafe hantu sama sebuah tempat yang ndak ada papan namanya dan tampak begitu misterius (di depannya ada patung singa).

di cafe hantu suasananya menarik banget sih. ada hantu2 nya, dan ada pegawai yang pake kostum hantu. sayangnya waktu itu meja yang saya pengin tempatin, lagi dipake orang. mejanya bunder gitu dan ditutupin sama kelambu. unik bgt. sementara di tempat yang misterius itu, nggak jelas itu tempat apaan. dari luar cuma ada dua lcd tv yang nayangin pertandigan sepak bola. berhubug kantong lagi ngga jelas isinya berapa, akhirnya ya pergi ke food court nya aja (*^^)

food court nya ada di sebelah selatan BNS. untuk menuju ke sana, kita melewati gerbang melengkung menyala warna merah (atau merah menyala? yang jelas gerbangnya berupa lampu yang nyala :P) yang cukup besar. eits, tapi sebelum nyampe food court, kita harus melewati night market nya. yaaa stan2 jualan gitu. isiya kebanyakan pakaian, asesoris dan boneka, ada juga yang jual kelinci (hidup) dan pemanas air. hmmm... tempat jalan2 bgt nih BNS.

oh ya, dari arena wahana BNS ke night marketnya, kita turun beberapa anak tangga gitu. dari night market ke food courtnya, juga turun lagi. ternyata... food courtnya luasss banget. dan... di tengah2nya, ada anak tangga buat turun juga (turun mulu). di langit2nya, ada layar buat projector yang dibikin memanjang tak terputus, di pinggir kiri dan kanan area food court. di beberapa pilar food court kelihatan projector yang menyorot ke layar super panjang itu. sayangnya waktu itu masih sore dan belum ada yang disorotkan.

di ujung food court ada panggung dengan peralatan musik lengkap. di depan panggung ada kolam dengan air mancur yang mati. setelah baca2 tulisan di sekitar food court, baru tahu kalau ada pertunjukan air mancur menari. tapi jamnya 2030 dan 2230 doank. yah, lama banget, gak mungkin lihat deh. langsung makan aja kali ya? cari2 makanan... banyak banget piihan masakan indonesia. seafood ada, bakso, soto, sate, pempek... kalo masakan luar negeri ada steak, bento, ama... itu aja kayanya. minuman... ini yang aneh, pilihannya dikit. cuma ada minuman standar kaya teh, kopi, soft drink, jus buah. ada sih yang jual minuman hangat kaya angsle dan ronde. tapi kan saya mengharapkan es badai tropis, atau es lahar dingin, atau apaaa gitu. dan harganya... hmmm kok standar tunjungan plaza yaaaa. jadi agak bete.


akhirnya saya pesen steak crispy mixed chicken beef, kira2 IDR 20000. minumnya teh tarik sekitar IDR 7000. temen saya pesen bento... apa ya? sekitar IDR 23000 gitu plus tebs seharga IDR 8000. yaaaa tebs seharga itu.... mau? mau? mau? ya sudahlah. rasanya sih fair, nggak istimewa. suasananya.... mungkin perlu nunggu lebih malem biar bisa menikmati suguhan hiburan yang macem2. waktu itu, saya nggak terlalu kenyang, dan suasana juga hening tak menghanyutkan. intinya cukup kecewa.

satu lagi yang agak "off" ttg food court di BNS ini, yaitu: cara transaksinya. sebelum anda pesen ini itu dan beli ini itu di food courtnya, anda perlu pergi ke kasir dan menukarkan uang rupiah anda, dengan uang food court BNS. jadi kaya dapet uang monopoli gitu. nominalnya sama aja dengan uang rupiah. uang ini yang nantinya bisa dipake beli2 di tenant yang ada di food court ini. kalau ada sisa atau kembalian, di akhir kunjungan anda, uang mainan itu bisa dituker lagi dengan uang rupiah, di kasir. agak ribet.


kesimpulannya sih, kalau anda datang di sore hari, kayanya nggak terlalu sip buat makan di food court ini. cuma masalah suasana aja sih. mending coba di cafe hantu atau warung bethania yang akan segera dibuka. trus, kalo emang mau makan di food court, mending beli minuman kemasan dari luar deh. harganya itu lohhh. trus jangan lupa tukerin dulu duit anda di kasir dengan uang plastik ala BNS. kalo anda datang di malam hari, kayanya sip deh, cari aja tempat duduk yang deket panggung dan air mancurnya. lampunya bisa membawa perubahan suasana yang cukup berarti. untuk harga, menu makanan di sini rata2 IDR 20000, dan minumannya di atas IDR 5000.


Read more!

Kamis, 08 Januari 2009

Batu Night Spectacular (BNS)

 

selamat tahun baruuu! walah... blog ini lumayan sepi ya dua bulan terakhir... ehehe. ndak apa-apa kan... lagian siapa sih yang peduli? (doeh). ok, berhubung di akhir tahun kemarin muncul fenomena hari libur yang panjangng... jadinya waktu itu saya puas2in buat liburan. yaaa. realisasinya sih beda dengan planningnya (tempat tujuan wisatanya jadi beda), tapi nggak mengurangi kesenangan saat liburan. ok, dimulai aja ya post ttg liburannya.

salah satu tempat wisata yang dikunjungi waktu liburan kemaren, ndak jauh-jauh dari kampung halaman saya. tempatnya bisa dibilang lumayan baru, dengan soft opening sekitar tanggal 30 Nov 2008. nama tempatnya sendiri kaya bukan nama tempat wisata, kaya nama event apaan gitu: Batu Night Specatcular (BNS). terletak di desa Oro Oro Ombo, Batu, jam buka tempat ini agak ndak biasa: jam 1500 sampai 2300. yup, tempat ini memang dimaksudkan buat menampung hasrat wisatawan yang masih ingin bersenang-senang sampai larut malam. malam hari di batu kan asik.... (^.^)

kalau dari kota malang, lokasinya lebih dekat daripada ke jatim park. saya nyampai di sana sekitar jam 3 lebih dikit (hehe, ngepres ma jam buka nya). waktu itu tempatnya masih sepiii. ke loket tiket masuknya, dan ada tulisan: harga untuk peak season Rp 10.000,- . hmmm denger dari temen yang ngikut, temennya dia pernah masuk dengan harga tiket IDR 5000 per kepala. ndak ada tiket terusan. setelah bayar, selain dapat tiket masuk, lha kok dapet kertas kecil-kecil warna-warni juga. owh, ternyata kertas kecil-kecil itu adalah voucher potongan harga tiket masuk wahana. satu orang dapat tiga voucher tiket untuk tiga wahana: go kart (IDR 7500), rumah hantu (IDR 2500), dan kidzone (wah lupa besarnya, soalnya nggak nyobain masuk).

lihat2 sekeliling bentar, kayanya besarnya hampir sama kaya jatim park, cuma tempatnya memanjang. mau nyobain go kart dengan arena yang katanya terbesar itu... walah, kok sirkuitnya di blok. jadinya, sirkuit yang ada cuma seiprit. tarif buat go kart nya IDR 30000 buat dua lap. kayanya nggak puas banget. di sini kami belajar fakta ttg voucher wahana yang diberikan saat beli tiket tadi. voucher cuma berlaku buat satu orang dan nggak bisa digabungkan. akhirnya kami nggak jadi nyobain go kart. hahaha.

kemudian lihat sepeda angin. nama wahana ini agak menyesatkan sih. intinya adalah, kita mengayuh suatu kendaraan di atas rel yang ada di ketinggian. rel nya mengelilingi separuh dari area BNS, jadi kita bisa mendapatkan foto pemandangan yang bagus dari sepeda ini. mengayuhnya nyantai aja, karena relnya cukup panjang dan jangan sampe kita kehabisan tenaga (berlebihan mungkin, tapi begitulah pengalaman dua temen cewek yang ikut berlibur). trus sepedanya bisa diputer 360 derajat, jadi... makin puas lah kalo mau lihat2 pemandangan. asik lah naik sepeda angin ini. tiket wahananya IDR 10000.

waktu mau sholat ashar, dan tanya2 beberapa orang, ternyata musholla ada di ujung selatan BNS, sementara arena go kart dan sepeda angin ada di ujung utara BNS. yah, itung2 lihat2 tempat. maka kami melalui cafe street yang dibawahnya adalah rumah hantu, warung bethany gonna be yang di bawahnya adalah arena permainan ketangkasan, aero test, trampolin, kidzone, night market, food court, dan sampailah di musholla yang cukup kecil untuk ukuran BNS ini. tempatnya juga kurang terlindung dari air hujan. mestinya bisa dibikin lebih bagus lagi.

acara senang-senang dilanjutin lagi dengan menaiki aero test. alatanya sih kelihatan sederhana, sebuah lengan yang menopang tempat duduk berbentuk palang empat. setiap lengan palangnya berupa tempat duduk untuk dua orang. setiap lengan palang bisa memutar 360 derajat, sehingga kepala orang bisa pindah ke posisi kaki dan sebaliknya hehe. trus palangnya juga bisa diputar kaya jarum jam gitu. alhasil, wahana ini muter2 orang di ketinggian. saya cobain naik wahana dengan tiket masuk IDR 10000. puas banget teriak-teriak dan bikin darah mengalir kencang. harus dicobain.


dari sana kami sholat maghrib dulu, dan ternyata lepas maghrib tempat ini makin rame ajah. parkiran udah penuh, lampu2 dah nyala dan suasana makin meriah. cinema 4d nya wuihhh antrinya puanjangng. saya jadi ilfil. akhirnya nyobain rumah hantu aja. kami nyobain yang jalan kaki, benernya ada yang naik kaya kereta gitu, tapi waktu itu masih diperbaiki. dan dari cafe street, terihat sedikit area yang dilewati kereta itu, nggak begitu menggoda. tiket masuknya IDR 10000 dipotong voucher IDR 2500. isinya? wah kurang banyak. tapi cukup bagus buat lucu dan seru2an, apalagi waktu itu saya barengan ama mbak2 yang kagetan banget. lucu aja.

hah, setelah itu, acara ditutup dengan kunjungan ke lampion garden, masuknya IDR 10000 juga. nah, di sini gimana2 pasti pengin pose dan potret2. habisnya nyala lampion2 dengan bahan payung itu lucu2. bentuknya macem2, dan... banyak orang juga melakukannya. hahaha. yang jelas ada beberapa juru kamera profesional di sana. juga ada kios pencetakan foto digital dekat pintu keluar. di dalam lampon garden ini juga ada sebuah kolam dengan lampion2 angsa dan teratai, dan di tepinya ada beberapa tempat duduk buat menikmati suasana. di sampingnya juga ada semacam "love corner", denan lampion2 bernuansakan cinta. widih. dan tak lupa ada pemain keyboardnya loh. nggak tau juga bisa request lagu atau ndak, heheh.

akhirnya kami pulang dengan hati cukup puas. yah, saya pengin liat cinema 4d itu juga sih, tapi gak kuat antrinya. dan...
dari pengalaman orang2 yang berkunjung ke BNS ini di malam hari, memang antriannya (untuk semua wahana) cukup luar biasa. jadi... saya sarankan, untuk nyobain wahana aero test, go kart, cinema 4d di sore hari aja, sebelum pengunjung mulai rame. dan jangan lupa bawa kamera yang bagus buat malam hari ke lampion garden, karena... yaaaa musti aja. hehe. next post will be about the food court. not much though...


Read more!

Senin, 29 Desember 2008

tertipu di qua-li sutos

 
seperti yg disinggung oleh posting saya sebelum ini, beberapa waktu yang lalu saya jalan2 ke sutos. mau nonton. sekali2 menikmati teater XXI dengan harga 15rb kan boleh. nah, sebelum nonton di jam 2030, saya mampir ke Qua-Li. hehe, pilihan makan hemat di sutos rada terbatas sih. lagian belum pernah ke sana (karena selalu nggak yakin akan kehalalan makanannya). so, sebelum duduk di meja, maka saya menanyakan pada waitress berjilbab yang ada di depan:
"mbak, di sini masakannya halal nggak?"
"halal, Mas. nggak pake babi kok. silahkan , Mas!"
"kalo alkohol, pake nggak"
"nggak kok, Mas. silahkan duduk, Mas!"
semangat banget sih ni mbak nyuruh duduk. dan... duduk deh. pertamanya duduk di tengah ruangan, tapi karena pengin nyobain tempat duduk empuk, akhirnya pindah, ke pinggir ruangan. dari tempat duduk kami bisa ambil2 gambar dengan lebih leluasa sih. waktu itu cuaca di luar hujan rintik. dan masih jam 1900 gitu, jadi tempatnya sepi. suasananya cukup enak sih buat makan rame2 bareng keluarga. trus kalo doyan liat koki masak, open kitchennya juga ok. seorang waiter datang dan membawakan daftar menu. pertamanya ditungguin, tapi karena masih milih2 (harganya kan juga rada gak biasa dengan kantong kami yang hadir), jadi ditinggal dulu. begitu siap, pelayannya dateng ketika kami panggil. dan pesenan kami waktu itu: Bubur Ayam (IDR 11000) dan Mie Hongkong Ayam Lada Hitam (IDR 17500). lhah, cuma dua? iyaaa. kan waktu itu cuma berdua. terus nungguin satu orang lagi. maunya sih habis dianya dateng, bakal pesen lagi.

pesenan dateng. tempat bubur ayamnya cute. wehehe. ehmmm enak kok bubur ayamnya. tapi gak yakin juga worth the price. yang jelas sampat bikin saya kenyang dan hampir menggagalkan niat pesen lagi. mie hongkong nya gimana ya? bentar... saya inget2 dulu. ndak istimewa :P not bad, tapi nggak bikin saya nyesel ndak pesen. jam 1930, saatnya pesen lagi, walau orang yang ditunggu belum dateng. dan
saya tertarik sama tulisan promo Nestle Mango, yang bisa dilihat di gambar ini:
 
intinya kalo kita pesen nasi goreng versi apapun dan nestle mango, maka kita bakal dapet free flow nestle mango. alias refill mulu gratisan. nggak ada batasan minimum purchase. gak ada batasan waktu. cuma buat makan di tempat. kebetulan saya lagi pengin pesen Nasi Goreng Yang Chow (IDR 18800). mungkin pertanda adanya ketidakberesan yang mestinya saya perhatikan adalah kesalahan spelling berkali2 untuk tulisan "Manggo", ditulis dengan dua huruf "g". tapi saya telanjur mupeng, maka meluncurlah pesenan gelombang dua kami: nasi goreng yang chow, Nestle Mango (IDR 8000), dan Es Teh Tarik Blended (IDR 12000). nggak lupa saya confirm ttg free flownya, dan si waiter mengangguk mengiyakan.

pesanan datang, tapi melihat penampilan nasi gorengnya, saya jadi nggak terlalu berselera lagi. saya lebih berselera ama kuningnya nestle mango yang segerr. trus ketika teh tariknya dateng, kami baru "ngeh" maksdnya "blended" tuh apaan. artinya icenya ikut di blender, jadinya alusss dan bukan berupa batu es. si dewa megeluh akut ttg dinginnya teh tarik ini. gitu yo disedot ae mas...

tak lama kemudian orang yang ditunggu tiba. saya mencoba menawarkan nasi goreng yang sudah saya pesan ke dia. eh ternyata setelah melihat daftar menunya, dianya setuju. maka meluncurlah pesanan kami yang ketiga: Teh Manis (IDR 4000), Ayam Masak Special Qua-Li (IDR 24800), dan Refill Nestle Mango (IDR 8000). nah, entah kenapa, (mungkin karena mulai banyak orang yang dateng) pesenan kami nggak datang dengan lancar seperti pesanan yang sebelumnya. meja kami nggak ditempelin daftar pesenan lagi, dan datengnya lama pula. akhirnya kami mengulangi pesanan kami ke waiter yang lain. dan kemudian semua tampak mulai berjalan dengan normal.

ternyata, ada juga yang nggak normal. refill mango nya dateng dua gelas. ya sudahlah, biarkanlah saya kenyang oleh minuman mangga ini. enak kok. gratis lagi. hah, dengan waktu yang udah mepet ma waktu pertunjukan (gara2 pesenan datengnya rada lama), akhirnya kami berhasil juga menghabiskan pesenan kami (ayamnya dimakan orang tiga). eh... masih ada aja masalah. bill kami nggak bisa terbayar dengan kartu kredit. kartunya nggak bisa kata dia. buset. mana bawa uang tunai? akhirnya bisa pake kartu debit. ah, nyebelin.

kemudian kami melenggang meninggalkan qua-li buat nonton. habis nonton malem2 terus bobo. dan besok paginya saya mendapati hal yang aneh di bill qua-li nya. refill mango tercatat dua ali (ya bener sih emang dateng dua gelas) tapi... nggak gratis bo! alias bayarr. masuk ke total tagihan kemarin. siallll. ya emang sih cuma duit IDR 17600, tapi kan saya merasa tertipu. dasar. udah gitu akhirnya hari itu saya coba beli bensin pake kartu kredit. dan hasilnya... lancarrr. ugghhhh sebbellll. di bill situ tertulis nama: SOFI. sudahlah. yang jelas meskipun masakannya ternyata halal, tapi saya jadi males balik. harganya nggak begitu terjangkau, nggak pintar mengeja bahasa inggris, dan menipu saya. (masih senewen)


Read more!

Minggu, 28 Desember 2008

sendu serunya uang plastik (continued)

wow, lama juga ya blog ini terabaikan. wah mudah2an ke depannya blog ini nggak terlantar lagi. sebagai warming up setelah lama nggak menulis, saya coba buat melanjutkan tulisan di bulan oktober ttg uang plastik. kali ini tentang kartu kredit. yaaa walaupun benda yang satu ini nggak bisa disebut uang, karena riil-nya ketika kita menggunakan kartu kredit, kita berhutang. banyak alasan memang untuk menghindari hutang, tapi saya nggak setuju dengan orang2 yang begitu antipatinya terhadap kartu kredit, sampai ke tahap jijik (^_^)

okay, basic mechanism kartu kredit kira2 begini. anda memegang sebuah kartu mirip atm dengan magnetic card (tapi di tahun, semua kartu kredit akan menggunakan chip). kartu tersebut dapat anda gunakan untuk bertransaksi di merchant2 yang memiliki mesin edc dengan jaringan kartu kredit yang sesuai dengan kartu kredit anda (visa/mastercard). transaksi yang anda lakukan menggunakan kartu kredit adalah HUTANG. layaknya hutang pada umumnya, anda tidak perlu memiliki uang sejumlah hutang anda ada saat itu, tapi di saat tenggat waktu, anda wajib membayar (atau mencicil) hutang anda tadi. nggak begitu mengerikan kan... kecuai anda alergi banget sama berhutang. yeah, ntar kita bahas juga masalah itu. sekarang kita bahas lebih detil tentang mekanisme tadi.

layaknya jika anda berhutang kepada orang lain, maka orang itu akan menilai apakah anda mampu mengembalikan hutang anda ataukah tidak. demikian pula pihak penerbit kartu kredit, maka sebelum anda mendapatkan kartu, biasanya pihak penerbit akan melakukan survey, dan memutuskan apakah akan menerbitkan kartu kredit untuk anda ataukah tidak. ketika anda mengajukan permohonan hutang, anda tentunya juga mengajukan nominal jumlah uang yang anda butuhkan. dalam kasus kartu kredit, anda mengajukan permohonan untuk kartu dengan LIMIT tertentu. biasanya hal ini ditandai dengan tipe warna kartu kredit seperti biru (limit 5 jt), silver (limit 25 jt), gold (limit 50jt), atau platinum (limit nggak tau deh, yang jelas lebih dari gold). yang perlu ditanamkan dalam hati sanubari pemegang kartu kredit adalah: nominal limit kartu kredit BUKANlah NOMINAL UANG yang DIMILIKI, tapi berupa jumlah HUTANG MAKSIMAL yang bisa anda dapatkan.

bagaimana dengan mitos kartu kredit yang mencekik dan membuat orang sengsara, terjerumus dalam jurang kemiskinan dan membuat hidup terlunta-lunta? sebenarnya yang terjadi sama saja dengan kisah penghutang konvensional. mereka berhutang lebih banyak daripada kemampuan mereka membayar. it's just that simple. kesalahan umum penghutang kartu kredit adalah, mereka merasa nyaman menggesek kartu dalam berbelanja, dan lupa membayar ketika tagihan tiba (padahal kalo tagihan listrik kenapa nggak lupa ya?). atau mereka asik gesek meggesek, dan terkejut ketika melihat jumlah tagihan kartu kredit di akhir bulan (padahal ya kan mereka udah tau limit kartu kreditnya seberapa). kesulitan bertambah ketika mereka memiliki banyak kartu kredit, dan semua diperlakukan serupa: sembrono.

okay, kita bikin aja list serunya pake kartu kredit:
1. kalo kepepet, belum punya duit, tapi perlu membeli sesuatu, gesek ajah. bayar belakangan. misalnya kalo perlu beli obat, kan nggak bisa ditunda, misalnya nemu barang lagi sale dan tinggal satu2nya, kan nggak bisa diempet :P bercanda. yang jelas ada sejumlah dana cadangan (hutang) yang bisa dipakai sewaktu-waktu.
2. beli di situs online luar negeri... rata2 nerima pembayaran pake kartu kredit.
3. kalo lagi promosi, bayar pake kartu kredit bisa lebih murah daripada bayar tunai. jadi kaya kartu diskon.
4. dompet jadi lebih tipis dan nggak kotor karena nyimpen duit banyak.

sendunya:
1. kartu kredit punya annual fee alias iuran tahunan, semakin tinggi nilai limitnya, nilai iuran tahunan makin besar juga. tapi, kartu kredit yang saya pegang, punya opsi buat nukerin poin (yg didapetin setiap kelipatan nilai transaksi tertentu) dengan iuran tahunannya. jadi asal rajin make, bisa gratis deh.
2. beli di situs online, ada resiko di-carding. bisa2 dijebol. makanya... pake kartu kredit yang limitnya dikit... huehehe.
3. promo cuma di tempat-tempat tertentu, beli bensin aja nggak semua spbu pertamina pasti pas, mau nerima kartu kredit bni yang tanpa surcharge tiap hari sabtu-minggu. hiks.
4. error mesin edc. pernah suatu kali mampir di sutos tanpa bawa uang tunai. eh pas mau bayar pake kartu kredit, katanya kartunya nggak bisa. emang sih magnetic tape nya ada cacatnya, jadinya saya menyodorkan kartu atm aja. dan nggak di satu kios aja, tapi kayanya di semua sutos (berlebihan, padahal cuma mampir dua kios aja). tapinya, besoknya saya pake bayar bensin di spbu... transaksinya mulussss. dasar sutos jelek (masih sebel).


trus, biar make kartu kredit bisa seru terus2an gimana donk? sedikit tips dari saya dalam berkartu kredit berdasarkan pengalaman:
1. bayar kartu kredit sesegera mungkin setelah bertransaksi. berhubung kartu kredit saya diterbitkan oleh bank yang sama dengan rekening tabungan saya, jadinya pembayaran kartu kredit dari atm gampang banget, dan gak dikenai biaya.
2. cermati tanggal2 jatuh tempo pembayaran, kalau sampe ada tunggakan pembayaran (hutang belum terlunasi) ketika lewat tanggal jatuh temo, siap2 deh bayar bunga harian buat hutang. hiiii males.
3. cermati ketentuan penggunaan kartu kredit. manfaatkan semua fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan. contoh konkritnya, kesempatan buat nukerin poin dengan iuran tahunan, jadi bebas iuran.
4. jangan maksain pake kartu kredit di merchant2 yang ngasih charge tambahan buat pembayaran kartu kredit. charge 2-3% buat transaksi 2juta lumayan loh: 60rbu!

so, ngapain takut pake kartu kredit?


Read more!